Warga Banjarmasin Keluhkan Air Ledeng Macet dan Tidak Bersih, Namun Tagihan Tetap Besar

oleh -10 views

Dalam dua bulan terakhir ini banyak warga Banjarmasin mengeluh terhadap distribusi air bersih yang kerap macet, bahkan ada yang tidak jalan, kalaupun mengalir keluar air dari kran sangat kecil dan keruh.

BANJARMASIN,koranbanjarmasin.com – Berdasarkan pantauan media ini beberapa hari yang lalu, seorang warga Jalan Gatot Subroto Komplek Mahat Kasan, Banjarmasin Timur bernama Okssan mengeluhkan, saluran air di kawasan tempat tinggalnya dalam beberapa hari ini tidak keluar alias mati total.

“Padahal dalam datar pemberitahuan perbaikan pipa yang dikeluarkan PDAM Bandarmasih, nama Komplek Mahat Kasan tidak tercantum yang terdampak,” ujarnya dengan nada kesal.

Bukan hanya Okssan yang merasa kecewa akibat penyaluran air bersih atau leding tidak lancar, Mulyadi seorang warga Komplek Perumahan Bumi Lingkar Basirih juga bernasib sama.

“Untuk Perumahan Bumi Lingkar Basirih, hampir setiap hari air ledeng mati dari pagi sampai sore, kalaupun mengalir airnya, jalannya sangat kecil,” tutur Mulyadi.

Menanggapi keluhan warga terhadap saluran air bersih yang macet dan bahkan tidak keluar ini, Humas PDAM, Wakhid ketika dimintai keterangan menjelaskan, pihaknya telah melakukan penambahan koneksi di kawasan Gatot Subroto X.

“Mudah – mudahan bisa menambah di kawasan mahat kasan baik sebelah kiri maupun sebelah kanan menuju jalan tembus pal 6,” terang Wakhid.

Hingga saat ini bagian lapangan melakukan pekerjaan penambahan koneksi pipa sekunder diameter enam, sambungnya.

Kata Wakhid, pihaknya mengakui kawasan Mahat Kasan tekanannya rendah, oleh karena tim lapangan akan mengarahkan tekanan yang tinggi menuju ke bagian tekanan  rendah.

“Supaya airnya terbagi merata, memang kawasan mahat kasan sangat lemah tekanannya, malam baru bisa,” akunya.

Sedangkan kendala air bersih di Perumahan Bumi Lingkar Basirih, Wakhid mengemukakan, pihaknya lagi merencanakan dan melakukan survei segera ke kawasan tersebut.

“Akan  disurvei segera untuk  penambahan supply dari simpang empat jalan tol gereliya,” ucapnya.

Ditambahkannya, pemasangan pipa primer tinggal pelaksanaan saja, tetapi pihaknya tetap behusaha untuk menyalurkan dengan kencang ke kawasan bumi lingkar basirh dan sekitarnya.

“Kami akan berupaya menyalurkan dengan kencang ke kawasan itu(Komplek Bumi Lingkar Basirih),”  janjinya.

Komentar miring pun datang dari salah satu warga Kota Seribu Sungai ini, Nurdin, dirinya menyebut airnya tidak bersih, sering macet dengan alasan perawatan, namun tagihan tetap besar.

“Telat bayar disegel, beritanya rugi terus,” cetus Nurdin.

(yon/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.