Terciduk Mesum, Sopir Angkot Kabur Tabrak Satpam Hingga Tewas

oleh -73 views
Ilustrasi - Tabrakan.
Ilustrasi - Tabrakan.

Gara-gara terciduk warga berbuat mesum, seorang sopir angkutan kota kabur dengan menggunakan mobil angkotnya, kemudian menabrak petugas satpam di Perumahan Karang Kencana, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi hingga tewas.

SUKABUMI, koranbanjarmasin.com – Insiden terjadi pada Selasa (7/9/2021) sekira pukul 21.00 WIB. Saat itu, warga memergoki seorang sopir yang diduga tengah berbuat mesum bersama perempuan dalam kendaraan angkot yang terparkir di lingkungan perumahan.

Angkot 08 bernomor polisi F 1974 OX tersebut kabur saat dipergoki warga. Saat mencoba kabur, angkot itu menabrak petugas keamanan.

“Saat diamankan warga, pelaku berinisial R (28 tahun) tersebut menabrak salah satu petugas keamanan perumahan,” kata Kepala Kepolisian Resor Sukabumi Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Sy Zainal Abidin lewat Kepala Seksi Humas Inspektur Polisi Satu Astuti dilansir dari Suara.com, Rabu (8/9/2021).

Iptu Astuti mengatakan kejadian ini bermula saat sekuriti alias korban, Asep Misbahudin (40 tahun), sekira pukul 20.05 WIB melapor kepada warga bernama Agah Kurniawan (46 tahun), ada angkot yang parkir di area perumahan, tepatnya di Blok D Nomor 34, yang diduga melakukan perbuatan mesum. Asep dan Agah pun bergegas menghampiri angkot tersebut.

“Setelah dilihat dengan senter, ternyata benar di dalam mobil itu ada laki-laki dan perempuan (14 tahun) yang sedang berhubungan badan,” ujar Astuti.

Agah kemudian meminta keduanya turun dari angkot dan menggunakan pakaiannya. “Namun bukannya turun, pria itu malah langsung menghidupkan mobil dan kabur ke arah pintu belakang dengan kecepatan tinggi.”

Namun karena sudah banyak warga yang berkumpul, angkot yang dikemudikan R ini kembali ke arah pintu depan perumahan.

Tepat di Blok 3 Nomor 4, angkot menabrak Asep yang saat itu sedang berada di jalan. Sementara Agah berhasil menghindar dengan lompat ke semak-semak.

“Setelah menabrak, mobil itu pun masuk ke semak-semak atau lahan perumahan yang belum dibangun,” kata Astuti.

Alhasil, pelaku langsung diamuk warga dalam keadaan tanpa busana.

“Mobil yang digunakannya juga dirusak warga yang kesal dengan perbuatan pelaku,” imbuh Iptu Astuti.

Dalam catatan polisi, Asep meninggal dunia usai mengalami luka patah lengan dan kaki kiri, serta luka di bagian kepala.

Saat itu Asep langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah R Syamsudin SH untuk mendapat penanganan medis. Sedangkan pelaku mengalami luka di bagian kepala dan memar pada muka.

Saksi mata di lokasi kejadian, Wildan Purnama mengatakan, semula warga berniat membicarakan kejadian tersebut secara baik-baik dengan pelaku.

“Melihat sopir telanjang. Sebelumnya warga di sini berniat meminta dibicarakan baik-baik, tapi sopir tiba-tiba tancap gas lalu kabur, sontak warga mengejarnya,,” ujar dia.

“Kang Asep security bertahan kurang lebih tiga jam di rumah sakit, sebelum meninggal,” tambahnya.(suara.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.