Tak Punya Biaya, Gadis Delapan Tahun Asal Kotabaru Ini Terbaring Lemah Akibat Lumpuh

oleh -161 views
Kondisi Risa Rhamadani (8) Saat Berbaring di Rumahnya Akibat Menderita Kelumpuhan. (Foto : Icah/koranbanjarmasin.com)

Risa Rhamadani seorang gadis kecil berusia delapan tahun, hanya bjsa terbaring lemah tidak berdaya di tempat tidurnya, akibat mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya.

KOTABARU, koranbanjarmasin.com – Risa Rhamadani atau yang kerap dipanggil Ica itu, mengalami kelumpuhan selama kurang lebih empat bulan. Karena kondisinya tersebut Gadis mungil itu tidak dapat bersekolah dan bahkan bermain dengan teman-teman seusianya.

Ica juga merupakan Siswi dari MIS Raudatul Jannah, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, yang terlahir dari kelurga kurang mampu.

Menurut kedua orang tua Ica, Junaidi dan Srimuliani, kondisinya anaknya itu sudah lama mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya.

“Ini sudah yang ke tiga kalinya Bu, anak saya ini mengalami kelumpuhan seperti ini,”kata Srimuliani, Kamis (13/1/2022).

Sebelumnya, lanjut Srimuliani anaknya tersebut sudah pernah mengalami kondisi yang sama seperti sekarang, namun dapat disembuhkan setelah mendapatkan bantuan biaya untuk berobat.

“Kalo sekarang ingin berobat lagi, kami gak punya biaya bu. Saya hanya bekerja sebagai pencuci pakaian, dan suami saya hanya seorang tukang parkir,”ucap Srimuliani sambil terduntuk lemas.

Ia juga mengatakan, saat dibawa berobat ke Klinik, dokter mengatakan kondisi Ica tersebut diduga ada gangguan di bagian Syaraf. “Kata dokternya gitu ada gangguan dibagian styaraf,” katanya.

Saat Ica mengalami kondisi yang sama, Srimuliani mengatakan, hanya selama dua bulan sudah dapat membawa Ica untuk berobat ke Dokter Syaraf, namun menghabiskan biaya yang lumayan besar.

“Waktu sebelum ini kan saya dapat bantuan biaya dari Sekolah dan lain-lain, kalo untuk sekarang saya belum punya biaya untuk membawa Ica berobat lagi,”cetusnya.

Srimuliani yang beralamat di Jln Karyautama III, RT 11, Desa Semayap, Kecamatan Pulau Utara, Kotabaru ini juga berharap, dengan kondisinya yang tidak mampu, ada para dermawan yang rela dan ringan hati untuk melihat dan membantu Ica agar dapat berobat kembali.

(cah/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.