Sumbang PAD Hanya Rp5 Miliar, PDAM Bandarmasih Klaim Laba Anjlok Gegara Pandemi

oleh -41 views

Laba Perusahaan Daerah Air Minum(PDAM) Bandarmasih mengalami penurunan sangat signifikan alias anjlok. Hal ini disebabkan melemahnya pendapatan di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Kalimantan Selatan khususnya Banjarmasin.

BANJARMASIN,koranbanjarmasin.com — Hal ini disampaikan Direktur Utama(Dirut) PDAM Bandarmasih, Yudha Achmadi kepada media di Aula PDAM Bandarmasih, Banjarmasin, Rabu (8/9/2021).

Menurut Yudha walaupun sekarang kubikasi dari pemakaian pelanggan baik katagori MBR, Rumah Tangga, mengalami kenaikan, tetapi harga tarifnya disubsidikan.

“Walau kubikasinya naik, uang yang kita dapat tetap menurun,” akunya.

Idealnya, lanjut Yudha, antara pelanggan komersial dengan pelanggan rumah tangga harus seimbang, karena terjadi subsidi silang.

Keadaan ini disebabkan pada tahun 2020, Kalimantan Selatan masih dilanda wabah Covid-19, sehingga menyebabkan pemakaian pelanggan komersial sedikit.

“Akhirnya berdampak juga dengan penurunan pendapatan PDAM, beban tetap secara otomatis laba pun menurun,” katanya.

Walau demikian, pihaknya masih berupaya mengatasi persoalan penurunan laba ini dengan cara melakukan rasionalisasi dan efisiensi. Yang paling konkret sambungnya melakukan penyesuaian tarif yang menurutnya sudah sangat jauh tertinggal.

Adapun disinggung meminta kebijakan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam hal penyertaan modal, Yudha mengatakan masih terkendala perubahan badan hukum.

“Kalau pun kita disuruh mandiri, mau tidak mau kita harus menggenjot pendapatan kita agar bisa naik,” ucapnya.

Karena sambungnya, diketahui setiap tahun inflasi selalu naik, sehingga operasional pun selalu naik.

“Namun kami masih bisa menyumbangkan PAD, walau juga mengalami penurunan, tahun sebelumnya menyetor PAD 8 miliar, tahun ini hanya 5 miliar,”  tutupnya.

(yon/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.