Setelah Sempat Diduga Seorang Masiswa, Mayat Mengapung di Kotabaru Ternyata Anggota Kejaksaan Balikpapan

oleh -109 views

Setelah melakukan berbagai identifikasi terhadap jasad Mr.x yang mengapung di laut Kotabaru, akhirnya menemukan titik terang. Meski sebelumnya sempat diduga merupakan seorang mahasiswa, belakangan diketahui ternyata merupakan Anggota Kejaksaan Negeri Balikpapan.

KOTABARU, koranbanjarmasin.com – Mayat yang mengapung di perairan laut yang tidak jauh dari Pulau Sebuku, mengenakan baju hitam dan celana coklat dengan ikat pinggang berlambang sala satu Instansi, sudah diketahui identitasnya.

Meski sebelumnya sempat diduga merupakan seorang mahasiswa, belakangan diketahui ternyata merupakan Anggota Kejaksaan Negeri Balikpapan. Hal itu diketahui setelah ditemukannya identitas berupa Pangkat Siswa Diklat Tak, Tiket Kapal KM. Ferry Dharma VII, dan Hasil PCR, yang diduga milik korban.

Berdasarkan informasi yang didapat pada Selasa (2/11/2021) Jenazah yang ditemukan mengapung oleh Nahkoda Kapal Tanker Lineo 101, yang berlayar dari Morowali menuju Kotabaru, merupakan salah satu penumpang Kapal KM. Ferry Dharma VII.

Kasat Polair, AKP Koes Adi Dharma mengatakan, setelah hasil evakuasi, tim membawa mayat kr RSUD Kotabaru, dan diketahui identitas korban bernama Hendry Pratama Ramadhan (27) tahun, asal Kota Samarinda, di Perun SBT Permai Blok CD-22, RT 023.

“Dari hasil evakuasi, benar. Mayat yang ditemukan mengapung di perairan kotabaru adalah salah satu Anggota Kejaksaan”kata Koes Adi, Selasa (2/11/2021).

Sambung dia, hal tersebut diketahui berdasarkan barang bukti yang berhasil ditemukan oleh tim, saat melakukan evakuasi. Dari pakaian yang dikenakan korban, seperti baju dan celana seragam.

“Ada juga ikat pinggang berlambang Kejaksaan, dan Pangkat Siswa Diklat,” pungkas Koes Adi Dharma.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kotabaru  Achamad Riduan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp membenarkan terkait penemuan mayat laki-laki yang merupakan anggota Kejaksaan Balikpapan.

“Betul anggota Kejari Balikpapan. Dan jenazah sudah diantar tadi malam melalui jalan darat tujuan Samarinda, tadi pukul 13.00 WITA masih di pelabuhan Penajam,”pungkasnya.

(cah/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.