Setelah Buron Lima Bulan, Pelaku Penikaman di Kotabaru Hingga Korban Meregang Nyawa Tertangkap di Balikpapan

oleh -86 views

Berakhir sudah pelarian MR (24) warga Jalan Minapuri, Desa Dirgahayu, Pulau Utara. Setelah dirinya ditangkap oleh Jajaran Polres Kotabaru dibackup Subdit 3 Jatanras Polda Kaltim, pada Kamis (4/11/2021), sekitar pukul 17.30 Wita, di Jalan Mulawarman, Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan. MR merupakan buronan pelaku penikaman di Kotabaru hingga korban meregang nyawa.

KOTABARU, koranbanjarmasin.com – Korban diketahui berinisial SG (33) warga Jalan Veteran, Desa Dirgahayu, Pulau Laut Utara. Korban ditusuk dibagian dada oleh pelaku hingga menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu 26 Juni 2021 sekira pukul 02.30 wita di Jalan Minapuri, Desa Dirgahayu, Pulau Laut Utara. Diketahu kejadian tersebut bermula saat korban bersama teman-teman sedang melakukan acara minum-minum di rumah warga.

“Acara dimulai sekira pukul 22.00 wita. Dimulai dari cekcok mulut antar korban dengan pelaku dan berakhir dengan perkelahian,” kata Kasatreskrim Polres Kotabaru AKP Abdul Jalil, Minggu (7/11/2021).

Sambungnya, saat perkelahian dilerai oleh teman pelaku. Si pelaku pun pulang ke rumah untuk bergati pakaian, kurang lebih 15 menit kemudian pelaku kembali ke tempat kejadian dengan maksud ingin berdamai dan meminta maaf dengan korban.

“Saat ingin berdamai ternyata pelaku membawa pisau dan menusukan kepada korban hingga mengenai bagian dada bawah sebelah kanan,”terang Jalil.

Pelaku langsung melarikan diri setelah melakukan aksinya itu. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan.

Setelah buron kurang lebih lima bulan, pelaku akhirnya berhasil ditangkap di Daerah Balikpapan.

“Tepat di Jalan Mulawarman, Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, berhasil nengamankan tersangka MR,”ucapnya.

Saat diperiksa MR mengakui atas perbuatanya tersebut, yang menganiaya korban dengan cara menikam menggunakan sajam jenis pisau sebanyak dua kali, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Pelaku juga mengaku melakukan penganiayaan lantaran korban dan temannya melakukan pengeroyokan terlebih dahulu terhadap dirinya, karena korban merasa dihina.

“Karena pelaku ini mendengar bahwa korban meminta diambilkan sajam jenis parang dari temannya. Dan MR langsung menikam korban agar korban tidak melukai dirinya terlebih dahulu, “pungkas Jalil.

Akibat perbuatanya itu, kini pelaku sudah dimankan di Mako Polres Kotabaru, dan akan dikenakan Pasal 351 Ayat (3) KUHP, tentang Penganiayaan berat hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

(cah/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.