Polres Banjar Telisik Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Pilkada 2020 – 2021di Bawaslu

oleh -73 views

Satres Unit Tipidkor Polres Banjar dalam tiga minggu terkahir ini, tengah melakukan penyelidikan dugaan penyimpangan penggunaan dana hibah saat pelaksanaan Pilkada Banjar tahun 2020-2021, yang dikucurkan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar.

BANJAR,koranbanjarmasin.com – Lembaga resmi pemilu, Bawaslu Kabupaten Banjar disinyalir telah melakukan penyimpangan dalam penggunaan keuangan dana hibah, yang dikucurkan oleh Pemerintah Daerah setempat.

Penelusuran koranbanjarmasin.com dalam beberapa hari terakhir, dugaan penyimpangan penggunaan keuangan negara tersebut, sudah mulai terendus banyak pihak, termasuk oleh Satreskrim Polres Banjar.

Diduga kuat, tindakan melawan hukum itu dilakukan oknum Sekretariat Bawaslu Kabupaten Banjar, yang melibatkan sejumlah oknum Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Kabupaten Banjar. Meski demikian, jumlah dana hibah yang diduga digunakan bukan pada peruntukannya itu, masih belum terungkap, karena pihak Satreskrim masih melakukan penyelidikan.

Penyelidikan pihak Satreskrim Polres Banjar diperkuat dengan adanya surat dari Satreskrim Polres Banjar yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah Pemkab Banjar tertanggal 29 Juli 2021.

Surat Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Kalimantan Selatan Resort Banjar nomor: B/219/ Res.3.1./VII/ 2021/Reskrim yang ditujukan kepada Sekda Banjar tertanggal 29 Juli 2021.

Terkait hal itu, Kapolres Banjar melalui Kasat Reskrim Polres Kabupaten Banjar Fransiskus Manaan saat dikonfirmasi koranbanjarmasin.com Selasa, (13/9/2021) menyatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

“Untuk terduga pelaku masih kami lakukan penyelidikan, jadi belum bisa menyebutkan siapa dan berapa nominal kerugiannya,” tutur Kasat Reskrim..

Untuk laporan yang diperoleh, tegas Kasat Reskrim, bukan laporan dari Bawaslu Banjar, melainkan diperoleh pihak Satreksrim Polres Banjar. “Kami mendapatkannya sendiri, sekitar sebulan kami dapat infonya,” ucap dia.

Fransiskus menambahkan, terkait dengan kasus itu, pihaknya sudah melakukan penyelidikan selama tiga minggu berjalan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Banjar, Fajeri Tamjidillah saat akan dikonfirmasi ke Kantor Bawaslu Kabupaten Banjar pada Selasa, (13/9/2021) siang, tidak berada di tempat. Namun, media ini berusaha menghubungi via WhatsApp, namun hanya dibaca saja, lalu saat ditelepon juga diabaikan.

(mj-37/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.