Pemuda di Banjarmasin Tewas Dengan Empat Luka Tikam Bersarang Ditubuh

oleh -19 views

Warga Jalan Soetoyo, Gang Serumpun, Rt.57, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, dikejutkan dengan kedatangan seorang pria yang meminta pertolongan dengan mengetuk rumah warga, dalam kondisi bersimbah darah akibat mengalami luka tikam pada Kamis (07/10/2021) dinihari.

Meski sempat dilarikan ke RS TPT Dr Soeharsono Banjarmasin untuk dilakukan pertolongan, namun nyawanya tak bisa diselamatkan.

BANJARMASIN, koranbanjarmasin.com – Korban beranama Ahmad Muzzakir (22), Warga Jalan Soetoyo, Gang Serumpun Rt.57, kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, yang saat itu sempat dibawa warga ke RS TPT Dr Soeharsono Banjarmasin untuk diberikan pertolongan, hingga akhirnya meninggal dunia karena menderita luka cukup parah.

Menurut informasi warga di kawasan tersebut, A’an (50) selaku pemilik rumah disaat kejadian itu mengatakan bahwa, dirinya saat itu sedang tidur, kemudian terbangun karena mendengar seperti ada sesuatu benda yang terjatuh dari luar rumah.

“Kejadian ini sekitar pukul 02.00 WITA. Saat mendengar suara itu, saya tidak langsung bangun karena saya memang lagi sakit,” katanya.

Ditambahkanya karena penasaran dirinya pun mengintip dari dalam rumah dan melihat kursi berhamburan.

“Kemudian saya mencoba untuk bangun, dan melihat keluar rumah dan saya melihat kursi di depan rumah saya berhamburan, juga ada darah yang berceceran di jalan, akan tetapi tidak ada siapa siapa disitu, lalu saya membereskan kursi kursi tersebut dan juga membersihkan ceceran darah yang ada depan rumah saya,”tuturnya.

Sementara menurut keterangan warga yang sempat menolong korban saat itu, yakni Yusran (50) mengatakan bahwa sekitar pukul 02.00 WITA, dirinya sedang tidur kemudian mendengar ada yang mengetuk pintu.

“Dan kebetulan anak saya belum tidur, akan tetapi tidak berani membuka pintu rumah, dan dia pun membangunkan saya,”ungkapnya.

Setelah itu dirinya pun bergegas bangun dan melihat dari jendela rumah, ada seorang pria tergeletak di depan rumah dengan kodisi berlumuran darah di tubuhnya.

“Lalu saya keluar rumah mendatangi pria tersebut, saat itu korban masih bernafas tapi tidak bisa bicara, saya pun segera meminta bantuan warga setempat dan juga Petugas TNI yang sedang berjaga di Pos depan RS TPT Dr Soeharsono,” ucapnya.

Selain meminta pertolongan kepada sejumlah warga, Yusran juga memberikan kabar kepada pihak keluarga korban, sebab dirinya kebetulan kenal dengan korban.

Sementara Ibu korban Ru’jiah (51) mengatakan bahwa dia sudah mendapatkan kabar saat anak saya sudah dirumah sakit dalam keadaan meninggal dunia.

“Dan saya juga tidak mengetahui kejadian hingga sampai seperti ini,” katanya.

Belum diketahui siapa pelaku penikaman pemuda berusia 22 tahun itu hingga meregang nyawa, dan apa dibalik motif peristiwa itu.

Kapolsek Banjarmasin Barat, AKP Faizal Rahman membenarkan kejadian ini.

“Untuk kasus ini masih dalam tahap penyelidikan pihak Kepolisian, karena saat kejadian tidak ada yang mengetahui hingga minimnya saksi dilapangan,” ucapnya.

(myr/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.