OTT KPK di Kalsel, Oknum Kejati Kalsel Masuk Daftar Pemeriksaan Penyidik KPK

oleh -1.208 views

Kasus Operasi Tangkap Tangan(OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) terhadap sejumlah pejabat di Hulu Sungai Utara(HSU) Kalimantan Selatan, turut menyeret salah satu oknum di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

BANJARMASIN,koranbanjarmasin.com- Informasi ini berdasarkan keterangan dari Juru Bicara(Jubir) KPK, Ali Fikri yang dikutip dari Sinar Keadilan pada berita hari Kamis(23/9/2021) lalu dimana KPK meminta keterangan sejumlah saksi.

Lembaga Anti Rasuah itu melakukan pemeriksaan di ruangan yang dipinjamnya di Kantor BPKP Kalsel di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalsel.
Kepada wartawan, Kepala BPKP Kalsel, Rudy M Harahap  mengatakan, ada 10 orang yang dimintai keterangan sesuai dengan keterangan dari juru bicara dari KPK, Ali Fikri.

Berdasarkan keterangan pers Jubir KPK, Ali Fikri, orang-rang yang diperiksa adalah Muhammad Taufik selaku Sekda Kabupaten HSU, Rakhmani Nor selaku Kabid Bina Marga, Abraham Radi selaku Kabid Cipta Karya.

Selain itu juga ada Kati selaku Kontraktor di Dinas Bencana Alam, kemudian dua kontraktor bernama Upik dan Zakir, Kemudian Syahrul  Arif Hakim selaku Kasie Ekonomi dan Moneter Kejati Kalsel serta Erik dari PT Dindo Borneo Bratama.

Selanjutnya, Rakhmadi Effendie dari PT Seroja Indonesia Wiraswasta dan terakhir adalah Hairiyah selaku Kasi Pembangunan dan Peningkatan Pengairan pada Dinas PUPRP HSU.

Terkait salah satu pegawainya masuk daftar pemeriksaan KPK, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Rudi Prabowo Aji dalam jumpa pers, Sabtu ( 2/10) mengatakan tidak membantahnya.

“Yang bersangkutan saat ini telah dilakukan pemeriksaan secara intensif pihak pengawasan Kejati Kalsel,”ujar Rudi.

Menurutnya diperiksanya Syahrul sebagai klarifikasi adanya pemberitaan yang menyebut telah dipanggil KPK.

 

“Syahrul Kasi C ekonomi dan moneter kita periksa secara intern sebagai tindaklanjut dan klarifikasi beberapa berita di media,”  katanya.

Oleh karena itu sambung Rudi, pihaknya mendukung sepenuhnya proses hukum yang telah dilakukan KPK.

“Walau bagaimana pun kita tetap mendukung sepenuhnya proses hukum yang dijalankan oleh KPK,” tandasnya.

(yon/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.