Orang Tua Kudu Waspada! Muda Mudi Kembali Didapati Pacaran Dalam Ayunan di Wisata Pinus

oleh -13 views

Diduga kerap dijadikan tempat berpacaran bagi muda mudi, Satpol PP Kota Banjarbaru kembali temui tiga pasangan yang asik berduaan di dalam ayunan gantung (Hammock) sambil rebahan, pada Selasa (19/10/2021). Kejadian ini mengharuskan kita khususnya bagi orang tua untuk lebih ekstra lagi dalam mengawasi pergaulan anaknya, terlebih saat beranjak usia remaja.

BANJARBARU,koranbanjarmasin.com – Sebelumnya, kurang lebih seminggu lalu, Satpol PP Kota Banjarbaru juga mengamankan empat pasangan di lokasi yang sama, yakni Wisata Hutan Kota Pinus Mentaos.

Kasus yang sama, empat pasangan juga berduaan di dalam ayunan gantung (hammock) sambil rebahan. Lalu baru-baru ini, hal itu ditemui lagi dan menemui tiga pasangan muda mudi.

Kasatpol PP Kota Banjarbaru Marhain Rahman yang mengetahu hal itu, membenarkan jika anggota kembali menemukan muda mudi yang berpacaran di dalam hammock.

“Benar, petugas mendapati kembali pasangan bukan suami istri rebahan di dalam ayunan gantung di hutan pinus. Ada tiga pasangan, dan mereka bukan asli Banjarbaru,” ujarnya.

Bahkan, dari tiga pasangan yang ditemukan, satu pasangan diantaranya masih di bawah umur dan berstatus pelajar SLTA.

“Mereka semua kemudian dibawa ke Mako Satpol untuk didata dan diberikan pembinaan,” sebutnya.

Dijelaskannya, perbuatan mereka menyalahi Peraturan Daerah (Perda) Kota Banjarbaru Nomor 6 Tahun 2014 tentang Tibum dan Tranmas.

“Mereka juga dibuatkan surat pernyataan agar tidak melakukannya lagi. Orang ini juga berbeda dari yang sebelumnya,” ungkapnya.

Pihak Satpol PP pun memberikan teguran kedua kepada pengelola wisata atau jasa penyedia hammock, agar lebih memperhatikan dan mengawasi setiap penyewa yang datang.

“Ini teguran kedua, dan kita meminta untuk selektif dalam menyewakan ayunan gantung,” tutupnya.

Selian pengelola kita khususnya sebagai orang tua harus lebih intens lagi dalam melakukan pengawasan terhadap anak, terlebih saat beranjak usia remaja, jangan sampai hal demikian mengakibatkan anak salah langkah dan terjerumus dalam pergaulan bebas.

(maf/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.