Nelayan  dan LSM ‘Serbu’ PT Sime Darby Oils Kotabaru, Diduga Cemari Lingkungan

oleh -34 views
Pendemo menyampaikan orasi di depan perusahaan, dijaga petugas keamanan. (foto: icah)
Pendemo menyampaikan orasi di depan perusahaan, dijaga petugas keamanan. (foto: icah)

Sejumlah masyarakat dari nelayan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berduyun-duyun mendatangi sebuah perusahaan minyak, PT Sime Darby Oils Pulau Laut Tefinery, di Jalan Raya Stagen Km 06 Desa Sei Taib, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru. Mereka melakukan aksi protes atas dugaan terjadinya pencemaranm lingkungan oleh perusahaan tersebut.

KOTABARU, koranbanjarmasin.com – Dalam orasinya, pengunjukrasa bahwa, limbah yang ditimbulkan perusahaan tersebut telah merugikan masyarakat di Kabupaten Kotabaru, khususnya para nelayan.

Berdasarkan informasi di lapangan, akibat dugaan pencemaran lingkungan oleh limbah minyak itu, ratusan masyarakat nelayan dan LSM Anak Kaki Gunung Sebatung menggelar aksi Unjuk Rasa (Unras) damai untuk menyampaikan aspirasi mereka tentang limbah yang diduga sudah menecemari lingkungan.

Aksi Unras sekelompok Nelayan diwakili Koordinir Aksi dari LSM Anak Kaki Gunung Sebatung, Hariyandi atau yang kerap disapa Tungki. Aksi mereka berlangsung di depan Portal PT Sime Darby Oils di Kotabaru.

Pendemo menyampaikan orasi di depan perusahaan, dijaga petugas keamanan. (foto: icah)
Pendemo menyampaikan orasi di depan perusahaan, dijaga petugas keamanan. (foto: icah)

Saat aksi berlangsung, sekelompok nelayan dan LSM meminta agar pihak perusahaan bisa menunjukkan saluran pembuangan limbah Sime Darby Oils dan mengambil sempel limbah bersama-sama untuk membuktikan ke laboratorium, terkait kebenaran atas dugaan pencemaran lingkungan itu.

Aksi unjuk rasa damai tersebut juga diamankan langsung pihak keamanan dari Polres Kabupaten Kotabaru, yang tergabung dari Polsek Pulailaut Utara, Satreskrim, dan Satintel Polres Kotabaru.

Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Jalil membenarkan adanya aksi Unras damai oleh masyarakat, khususnya nelayan di Kotabaru terhadap pihak PT Sime Darby Oil.

“Benar, aksi itu terkait dengan masalah limbah yang ditimbulkan perusahaan Sime Darby Oil yang merugikan masyarakat setempat, khususnya nelayan di Kotabaru,”katanya, kepada koranbanjar.net, Kamis (9/9/2021).

Sambung Jalil, terkait pengamanan aksi unjuk rasa damai oleh puluhan petugas dari  Polres Kotabaru berjalan dengan aman dan damai. “Pengamanan berjalan dengan damai dan sejuk berkat kehadiran Polisi di lapangan”pungkasnya.(cah/sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.