Mobil Ambulan Kabupaten Banjar Rusak dan Terbengkalai, Bidang Aset; Rencananya Dilelang

oleh -16 views
Kadinkes Banjar, dr. Diauddin. (foto: dewi)
Kadinkes Banjar, dr. Diauddin. (foto: dewi)

Beberapa aset mobil dinas operasional milik Pemerintah Kabupaten Banjar seperti ambulan, terkesan dibiarkan begitu saja terparkir di belakang kantor DPRD Kabupaten Banjar. Belakangan mobil-mobil tersebut diketahui sudah tidak dapat berfungsi lagi alias sudah terbengkalai.

BANJAR, koranbanjarmasin.com – Terpantau didapati sejumlah aset mobil dinas tak terpakai di belakang kantor DPRD Kabupaten Banjar, Martapura, belum lama tadi. Kondisi yang terkesan dibiarkan itu, menimbulkan kesan semeraut.

Hal ini dibenarkan Kepala Bidang Aset, Muhammad Fahroel Razy bahwa mobil tesebut memang dalam kondisi rusak dan akan dilelang.

“Mobil ini rencananya kami lelang, tetapi masih kita proses atau akan dilimpahkan tergantung dari proses tim, karena kebanyakan dilelang,” ujarnya.

Adapun hasil lelang ini nanti dipatok dengan harga yang murah, “ini demi menyelamatkan aset kita dari pada terbengkalai tak bisa digunakan, lebih baik dilelangkan,” bebernya.

Kendati begitu, ia menuturkan bahwa tak tahu berapa jumlah mobil yang tak dapat dipakai itu, “ini belum tahu datanya kami,” jelasnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr Diauddin menerangkan sejumlah aset mobil tersebut telah dikembalikan ke bidang aset.

“Kalo mobil ambulan sudah dikembalikan ke bidang aset, karena memang tidak bisa digunakan lagi mesinnya sudah rusak, makanya dikembalikan ke aset,” paparnya.

Diauddin menambahkan,  sudah ada yang dilelang, namun dirinya tidak mengetahui apakah sudah laku terjual dan ada juga satu yang sudah dihibahkan, dan itu urusan aset.

“Jadi ketika orang minta ke kita, minta hibah misalnya, yang melepas bukan kita tapi ke aset, jadi kita kembalikan dulu ke aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) setelah dikembalikan otomatis jadi wewenang aset daerah, terserah mau diapakan di lelang atau di hibahkan,” terangnya.

Sementara mengenai awal mula dan keluaran tahun beberapa mobil operasional ambulan dalam kondisi rusak itu Kadinkes Kabupaten Banjar Diauddin membeberkan tak tau menahu, dikarenakan ambulan telah dikembalikan ke aset daerah terlebih dulu, sebelum dirinya menjabat. (mj-40/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.