Menyandang Status Tersangka Oleh KPK, Abdul Wahid Dinonaktifkan Sebagai Ketua DPD Partai Golkar HSU

oleh -70 views

Hal ini disampaikan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah(DPD) Partai Golkar Kalimantan Selatan, Supian HK kepada wartawan di Banjarmasin, Jumat(19/11/2021).

BANJARMASIN,koranbanjarmasin.com – Dikatakan Supian HK, DPD Partai Golkar Kalsel bertindak cepat menonaktifkan Abdul Wahid sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Hulu Sungai Utara(HSU) pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) atas dugaan menerima suap dengan total Rp18,9 miliar.

Supian menuturkan pihaknya diinternal Partai Golkar Kalsel sangat prihatin atas kasus korupsi yang menimpa rekannya itu. Namun pihaknya  juga menghargai dan menghormati keputusan KPK.

“Karena itu kami menyerahkan sepenuhnya kasus yang membelit kader Golkar ini kepada penegak hukum,” ucapnya.

Apapun nantinya keputusan penegak hukum, lanjut Supian maka pihaknya taat dengan aturan, tetapi juga mengacu pada asas praduga tak bersalah.

“Meski beliau sudah tersangka tapi belum menjadi terpidana,” katanya.

Pemberhentian Abdul Wahid juga hasil dari komunikasi kami dengan Ketua DPD Partai Golkar Kalsel Sahbirin Noor, yang mana juga telah menyampaikan usulan ke Mendagri untuk menonaktifkan Abdul Wahid sebagai Bupati HSU dan menunjuk Plt-nya.

“Khusus untuk posisi Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten HSU, maka kami sudah memutuskan menyiapkan kandidat pengganti Abdul Wahid, yakni H Sahrujani,” sebutnya.

Ketua DPRD Kalsel ini juga berpesan, dengan kejadian ini menjadi contoh bagi pihak eksekutif dan legislatif maupun partai politik yang ada di Kalsel.

Dirinya prihatin kasus dugaan korupsi dan suap ini kembali terjadi, sementara dampaknya sangat berat dirasakan, baik oleh organisasi partai politik, pihak keluargai tersangka maupun tersangka sendiri,  karir politiknya pun berakhir.

“Semoga ini jadi pelajaran bagi generasi penerus nantinya, sementara kami sangat mendukung upaya KPK memberantas tindak pidana korupsi, mudah-mudahan ini yang terakhir se-Indonesia,” harapnya.

(yon/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.