Masih Terkait Hubungan Keluarga Oknum Dokter di Banjarbaru Lecehkan Anak Perempuan Dibawah Umur

oleh -11 views
Ilustrasi Korban Asusila (Foto : suara.com/Erna Rohimah)

Kasus dugaan pelecehan terhadap anak dibawah umur yang dilakukan oleh oknum dokter, sudah terjadi sejak 2019 lalu. Menurut keterangan kepolisian, pelaku beralasan penasaran dengan pertumbuhan tubuh korban.

BANJARBARU,koranbanjarmasin.com – Pelaku R (50) sudah melakukan pelecahan terhadap korban sejak 2019 sampai Juni 2021. Korban, sebut saja Anggrek (10) tidak lain adalah keponakannya sendiri.

Kejadian itu berawal saat berada di rumah nenek korban. Menurut Kanit Perlindungan, Perempuan dan Anak Polres Banjarbaru (PPA) Aipda Lujeng Wiyono, korban biasanya dititipkan oleh orang tuanya di rumah neneknya saat bekerja.

“Selama anaknya disana, sudah dilecehkan oleh pelaku. Ketahuannya saat anaknya ngomong ke orang tuanya tidak mau lama-lama di sana, karena ada oknum itu,” katanya.

Merasa curiga, orang tuanya pun lalu membujuk anaknya untuk berbicara atas apa yang terjadi. “Ketahuan lah bahwa pelaku sering memegang dada korban hingga ke area sensitif korban. Berulang kali itu dilakukan,” ujarnya.

Menurut alasan pelaku yang disampaikan Kanit PPA Polres Banjarbaru. Pelaku penasaran dengan tumbuh kembangnya anak pada area kewanitaan.

“Jadi pelaku ingin tau proses pertumbuhan korban. Jadi dipegang lah dada korban, hingga ke area sensitif juga. Dilakukannya dari 2019 hingga 2021,” jelasnya.

Dikatakannya lagi, memang sejak 2019 pelaku beserta keluarga tinggal di satu rumah. “Jadi pernah satu rumah di tempat neneknya gitu,” ujarnya.

Pelaku yang berprofesi dokter umum di salah satu Puskesmas di Banjarbaru itu, sudah ditahan pada 8 Oktober 2021 lalu. Berkas perkara pun sudah lengkap atau P-21 dan berkas sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Banjarbaru.Persidangan pun sudah dilakukan hingga sidang kedua dengan menghadirkan para saksi.

(maf/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.