Lepas Menjadi TKI, Pria Ini Buka Bisnis Cuci Mobil Panggilan, Omsetnya Rp350 Ribu per Hari

oleh -25 views
Pengelola bisnis cuci mobil panggilan, Fazar. (foto: leon)
Pengelola bisnis cuci mobil panggilan, Fazar. (foto: leon)

Kreatifitas pria ini sepertinya patut dicontoh. Setelah berhenti kerja sebagai TKI (Tenaga Kerja Indonesia), dia telah mengagas usaha baru dengan membuka bisnis car wash (cuci mobil) panggilan. Menariknya, dari bisnis ini dia bisa memperoleh omset sebesar Rp350.000 per hari. Terlebih di musim hujan seperti sekarang, banyak orang malas keluar rumah untuk mencuci mobil.

BANJARMASIN, koranbanjarmasin.com – Pengelola bisnis cuci mobil panggilan asal Banjarmasin, Fajar tampak sedang asik membersihkan sebuah mobil berwarna putih merek Ayla.

Dalam perbincangan dengan koranbanjarmasin.com, Jumat (12/11/2021), Fajar mengaku mulai membuka usaha cuci mobil panggilan sejak tahun 2020.

Kala itu dirinya baru saja berhenti bekerja sebagai TKI dan mencoba membuka usaha dengan bernodalkan satu unit kendaraan tosa, tong air 3000 liter serta peralatan cuci mobil.

“Mencoba aja sebenarnya usaha cuci mobil panggilan ini, sebab kan kadang orang capek pulang kerja, apalagi saat musim hujan malas keluar rumah,” ujarnya.

Lanjut Fajar, total modal yang dikeluarkan untuk peralatan cuci mobil selengkapnya baik sabun, kanibo, semir dan lainnya berkisar Rp10 juta.

“Kalau kendaraan tosa kemarin belinya Rp30 juta,  jadi total semua modalnya 40 juta,” ungkapnya.

Awal mulai jalan, dirinya menyebarkan selebaran berupa brosur untuk memperkenalkan usaha. Namun katanya, dari 1.000 brosur yang disebar hanya 1 yang menghubungj.

“Itu pengalaman pertama awal buka usaha ini,”  ucapnya.

Tak putus asa, Fajar kemudian membuka promosi dengan melalui media sosial, Facebook, dan Instagram. Akhirnya sambung Fajar, setiap hari Whatsapp dihubungi beberapa pemilik mobil yang ada di seputaran Kota Banjarmasin untuk meminta jasanya.

“Mulai ada lima orang, sampai sekarang terus berjalan, paling sedikit 5, paling banyak 10, apalagi kalau musim hujan, kalau musim panas paling lima tidak pernah lebih,” tuturnya.

Adapun pendapatan kotor satu hari, dari Rp300 ribu sampai Rp350 ribu, dipotong biaya makan, rokok, dan bensin 50 ribu, maka bersih Rp300 ribu.

“Alhamdulillah mas, bertahan sampai sekarang karena hasilnya lumayan,” sebutnya.

Ditanya berapa jangka waktu yang diperlukan untuk mencuci satu mobil, Fajar mengklaim cuma 1 jam dan tarif satu mobil Rp50 ribu, baik mobil kecil maupun mobil besar.

Di akhir wawancara, dirimya berpesan kepada para pemuda khususnya yang ada di Kota Banjarmasin agar jangan mudah putus asa dalam mencari usaha.

“Bisa-bisa melihat peluang, dan selalu berdoa beribadah jangan berputus asa, terutama kepada pemuda yang menganggur sampai saat ini,” pesanya.(yon/sir)

No More Posts Available.

No more pages to load.