Lemah Pengawasan Hotel di Barabai Kerap Disalahgunakan Jadi Wadah Pasangan Mesum

oleh -49 views

Salah satu hotel atau penginapan yang ada di Barabai sering disalahgunakan dan dipakai oleh pasangan mesum, atau pasangan yang belum menikah. Cukup membayar harga sewa kamar dan menitipkan KTP tamu hotel suda dapat kunci kamar. Lemahnya pengawasan menjadi penyebab mengapa hotel di kawasan tersebut kerap disalahgunakan.

BARABAI,koranbanjarmasin.com – Hotel ataupun penginapan yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah khususnya di kota Barabai, banyak yang bertuliskan kata syariah, bahkan hampir semua hotel ataupun penginapan yang ada di Barabai bertuliskan dengan kalimat tersebut, namun ada juga yang tidak.

Salah satu pengunjung hotel yang bersedia diwawancarai mengaku sering mengunjungi salah satu hotel di Barabai,

“Saya sering ngamar di hotel itu dengan pacar saya, seminggu sekali ada lah, ujarnya saat di jumpai koranbanjar.net di alun-alun kota Barabai, Kamis (21/10/2021) setelah janjian via telpon,” ungkap wanita berusia 22 tahun tersebut.

Ditambahkannya lagi, dirinya jarang berpindah-pindah hotel, kecuali ada kegiatan atau acara tertentu.

“Saya jarang sekali pindah hotel, selalu di hotel itu , kecuali memang ada acara di hotel itu, dan kamarnya sudah di boking orang lain, terpaksa cari hotel yang lain, di hotel langganan saya itu, saya juga sudah kenal dengan resepsionis nya, jadi sampai kesana, cukup menyodorkan KTP dan Juga uang kamar, langsung saja resepsionis nya meyodorkan kunci kamar,” ujarnya.

Wanita yang mengaku sebagai salah satu karyawan jasa ekspedisi di kota Barabai ini juga mengungkapkan, dirinya bukanlah wanita panggilan. Namun hanya bersenang- senang dan bercumbu bersama psangan kekasih atau pacar.

“Saya bukan wanita panggilan, saya cuma mau melayani pacar saya saja, dan setelah itu saya juga diberi uang oleh pacar saya, namun intinya saya bukan cewe panggilan, kalau pacar saya mau, sudah lanjut saja,” ujar nya sambil tersenyum.

Saat ditanya apakah tidak takut terjaring razia dia menjawab, dirinya mengaku menyerahkan ke resepsionis saja, kalau ada razia sang resepsionis ini langsung cepat mengabari dirinya dengan kode atau langsung chat w.a.

Untuk mengelabui petugas dirinya sengaja menaruh motor di tempat yang tersembunyi, sehingga kamar terlihat seperti tidak ada penghuni tamu hotel.

Mengetahu adanya fenomena tersebut dari media ini, Plt. Kasatpol PP Hulu Sungai Tengah Agus Azhari akan menindak lanjuti informasi tersebut.

“Akan kami tindak lanjuti, sementara berkoordinasi dulu dengan pihak SKPD/instansi terkait yang menangani perhotelan tersebut,” ujarnya via pesan singkat.

Sementara Anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah Yajid Fahmi mendesak agar segera menyikapi hal tersebut.

“Agar sesegeranya menyikapi hal yang serius seperti ini, jangan sampai daerah kita yang agamis ini terdapat praktek-praktek yang membuat tercemarnya nama Hulu Sungai Tengah, khususnya Barabai,” katanya.

(Mjj-41/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.