Lecehkan Operator Pengisian BBM Perempuan, Sopir Tronton Ini Berurusan Dengan Polisi

oleh -78 views

Ada-ada saja yang dialami J-L seorang sopir tronton di Banjarmasin terpaksa berurusan dengan polisi, akibat tindakan pelecehan yang dilakukanya terhadap seorang perempuan, yang bekerja sebagai operator di SPBU TPA Lingkar Selatan, dengan memegang pantat korban.

BANJARMASIN,koranbanjarmasin.com – Pihak SPBU TPA bernama Taufik Ketika dikonfirmasi Media ini, Selasa(23/11/2021) menjelaskan kronologis singkat kejadian tersebut.

“Sopir itu namanya J-L saat itu dirinya sedang mabuk minuman keras, lalu tiba-tiba memegang pantat operator, apesnya kebetulan keluarganya ada di SPBU ini, merasa tidak terima, dilaporkanlah perbuatan jali ke polsek banjarmasin selatan,”  ujar Taufik sembari menyebutkan nama operator itu adalah Rini.

Lanjut Taufik, R-N sendiri bekerja sebagai operator SPBU TPA sudah puluhan tahun. Ketika kejadian itu berlangsung, R-N bertugas di pompa bagian solar.

Beruntung kasus ini tidak dilanjutkan, pihak keluarga perempuan dengan pelaku sepakat berdamai dengan syarat J-Lmembuat video permintaan maaf, difasilitasi Polsek Banjarmasin Selatan dan disaksikan korban dan pihak keluarganya.

Dan tanpa diduga video tersebut sudah  tersebar di media sosial Facebook.

Sebelumnya sebuah video keributan di SPBU TPA viral di media sosial. Pembuat video dalam akun Facebook nya bernama Alpian Anur yang dibagikan akun FB Gusti Rudy satu hari yang lalu.

Dalam rekaman video amatir itu, pembuat video berkomentar sebuah kejadian keributan sopir dan menyebut soal pelansiran.

Akhirnya postingan itu dibanjiri 80 lebih komentar yang membahas tentang maraknya kembali pelansiran BBM Solar. Kemudian postingan video itu dibagikan 66 kali.

Memastikan kebenaran informasi pada video itu, Media ini melakukan konfirmasi ke Polsek Banjarmasin Selatan. Kanit Reskrim Ipda Herjunadi ketika ingin ditemui tidak berada di tempat.

Namun dari salah satu anggota Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan menyebutkan kalau kejadian itu bukan masalah pelansiran tetapi persoalan pribadi.

“Jadi bukan soal pelansiran mas, yang menyebarkan video itu asal ngomong, makanya kami cari yang menyebarkan video tetapi belum ketemu,”  kata anggota Reskrim berambut gendrong itu.

(yon/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.