Lebih Dari 24 Jam, Korban Terdampak Puting Beliung di Batola Aliran Listriknya Padam

oleh -20 views

Satu hari pasca musibah angin kencang puting beliung yang melanda Desa Sungai Rasau, Kecamatan Cerbon, Kabupaten Barito Kuala. Hingga kini puluhan rumah warga yang terdampak terus berbenah untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak. Kondisi tersebut diperparah tidak menyalanya aliran listrik di lokasi tersebut selama kurun waktu lebih dari 24 jam, sehingga sangat menyulitkan warga untuk menjalankan aktivitasnya.

MARABAHAN,koranbanjarmasin.com – Meski warga terdampak musibah angin kencang puting beliung di Desa Sungai Rasau, Kecamatan Cerbon, Kabupaten Barito Kuala sudah melaporkan aliran listirk di lokasi bencana mengalami gangguan dan tidak menyala, namun hingga kurun waktu 24 jam lebih masyarakat disana masih bergelap gulita menjalankan aktivitasnya.

Kondisi tersebut sangat menghambat kegiatan warga disana, terlebih saat mereka berbenah memperbaiki puing – puing sisa bangunan rumah mereka yang masih bisa dimanfaatkan. Selain kebutuhan listrik untuk memperbaiki rumah, beberapa aktivitas lain juga sangat membutuhkan aliran listrik seperti bemasak atau keperluan rumah tangga lainya, termasuk menjalankan ibadah di Mushola setempat.

Tajudin, salah satu warga yang terdampak bencana angin kencang puting beliung, mengeluhkan dengan kondisi aliran listirk yang tak kunjung menyala.

“Iya listrik sejak kemarin siang itu tidak menyala, padahal saya lihat-lihat, petugas IndiHome itu langsung bisa memperbaiki masa listrik masih belum bisa,” katanya.

Berdasarkan data terbaru yang didapat dari Kepala Desa setempat, ada 74 buah rumah yang rusak akibat terpaan angin kencang puting beliung, yang terjadi pada Rabu(20/10/2021) kemarin.

“Kemarin karena ada kendala hujan, sehingga kami kesulitan saat mendata rumah yang terdampak bencana, setelah pagi kami data ulang ternyata ada beberapa rumah yang terlewat,” ungkap Kades.

(Mj-39/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.