Ketua DPRD Kalsel Ogah Dimintai Garansi Lengser Jabatan soal Tangani COVID

oleh -63 views
Mahasiswa melakukan aksi demo di Kota Banjarmasin, Kalsel. (foto: yan)
Mahasiswa melakukan aksi demo di Kota Banjarmasin, Kalsel. (foto: yan)

Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK ogah alias menolak permintaan mahasiswa untuk memberikan garansi (jaminan) turun dari jabatan sekarang, menyusul penanganan kasus COVID-19 di Kalimantan Selatan.

BANJARMASIN, koranbanjarmasin.com – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Zikri Nur Abadi mewakili aksi demo mahasiswa UNISKA yang tergabung dalam Fraksi Rakyat Indonesia (FRI) menyampaikan, aspirasi mereka ingin dengan duduk bersama Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK didampingi Ketua Komisi IV DPRD Prov-Kalsel H Muhammad Lutfi Saifuddin, telah terepenuhi.

Aksi demo mahasiswa yang menamakan diri Fraksi Rakyat Indonesia, untuk menyampaikan sikap kepada Pemerintah tentang penanganan COVID-19 berlangsung memanas.

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Supian HK didampingi Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Lutfi Saifuddin menyetujui 9 tuntutan massa aksi tersebut.

Namun setelah melakukan diskusi yang alot, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dan Ketua Komisi IV ini memilih walk out setelah tidak terima diminta turun dari jabatannya sebagai jaminan untuk menyampaikan aspirasi mereka ke Pemerintah Pusat.

Ketua komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Lutfi Saifuddin menyampaikan, pada dasarnya dia mengakui dan menyentuh tuntutan aksi massa, namun dia tidak menerima sebuah jabatan menjadi jaminan dari penyampaian tuntutan itu ke Pemerintah Pusat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.