Kesaksian Warga Soal Hilangnya Mur Jembatan Bromo, Sejak Selesai Dibangun hanya 25% Terpasang

oleh -203 views
Jembatan Ekowisata Pulau Bromo( foto: leon/koranbanjarmasin.com)

Soal dugaan hilangnya ratusan mur drat Jembatan Ekowisata Roal Coaster Pulau Bromo, warga sekitar jembatan menjelaskan, jika drat di sisi sebelah kanan dan kiri jembatan tersebut sejak selesai dibangun, hanya 25% atau sekitar 25 biji yang diberi mur.

BANJARMASIN,koranbanjarmasin.com – Informasi diperoleh dari hasil penelusuran media ini bertanya kepada warga yang bertempat tinggal di sekitar jembatan yang dibangun pada tahun 2020 itu.

“Itu dari awal selesai dibangun sebelum peresmian, memang banyak yang tidak pakai mur, kalau tidak salah hanya 25 drat pakai mur,” ungkap Supiani yang dibenarkan Upi mantan Ketua RT setempat.

Namun dirinya tidak menafikan, lima biji mur atas penjepit tali besi diduga hilang. Akan tetapi Usup panggilan kesehariannya, tidak mengetahui kapan dan siapa yang diduga menghilangkan itu.

“Kalau mur atas, mengaku memang hilang, ada lima biji itu kan, karena dari awal memang ada murnya, kan itu penjepit sling(tali besi),” ungkapnya Usup diiyakan Mani, adik Usup yang mengetahui pertama kali hilangnya 5 mur dari informasi warga lainnya.

Usup yang merupakan salah satu anggota Pokdarwis Jembatan Pulau Bromo berujar, meskipun tempat tinggalnya dekat dengan jembatan, tetapi tidak dapat memantau secara jelas di atas jembatan.

“Kan banyak pengunjung, ditambah warga seberang(pulau bromo) yang sering melintas, kami tidak dapat mengamati setiap saat, di bawah juga ramai pengunjung, apalagi kan itu dapat dijangkau dengan  tangan,” tuturnya.

Ditambahkan Upi, kalau dirinya mulai sejak proyek, selalu melihat dan menengok pengerjaan jembatan bernilai 24 miliar lebih ini.

“Karena saya sering melihat saat pengerjaan jembatan itu, maka saya tahu kalau drat-drat itu banyak tidak pakai mur, kalau tidak salah sekitar 25 biji aja pakai mur, ” tambahnya.

Dalam jumpa pers sebelumnya, pihak penanggung jawab Jembatan Pulau Bromo dari Dinas PUPR Kota Banjarmasin Rini Subantary mengklaim, mur drat sisi kanan ada 100 biji dan sisi kiri 100 biji yang diduga hilang.

Kejadian itu pada saat pihaknya melakukan serah terima(FHO) jembatan yang diresmikan tangga 4 bulan Mei 2021 lalu itu bersama kontraktor pelaksana pada hari Rabu, tanggal 5 Januari 2021.

“Mur itu jenis m19, yang hilang terdiri dari 100 biji mur drat kanan, dan 100 biji drat kiri, kerugian yang diakibatkan kehilangan diperkirakan tiga juta 800 lebih,”  sebutnya.

Atas dugaan kehilangan salah satu komponen jembatan yang beralamat di Jalan Tembus Mantuil, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin itu, pihaknya melaporkan ke Mapolsek Banjarmasin Selatan.

Untuk sekarang, komponen tanpa mur sudah dilakukan pengelasan untuk menambah kekuatan drat jembatan tersebut.

(yon/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.