Kejaksaan Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Pengadaan iPad di Sekretariat DPRD Banjarbaru

oleh -80 views

Setelah sekian lama berproses di meja tim penyidik Kejaksaan Negeri Banjarbaru, terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi pengadaan 30 unit iPad di Sekretariat DPRD Kota Banjarbaru, pada Senin (8/11/2021) kemarin, Kejaksaan resmi menetapkan AS selaku penyedia barang dan AY salah satu pejabat di Sekretariat Dewan sebagai tersangka.

BANJARBARU,koranbanjarmasin.com – Penetapan ini dilakukan pada 8 November kemarin, dengan dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Banjarbaru Andri Irawan.

“Berdasarkan dua alat bukti yang ditemukan dalam proses penyidikan dan didukung dari hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP Perwakilan Kalimantan Selatan, tim pun sepakat menetapkan AY dan AS sebagai tersangka atas perkara tindak pidana korupsi, sebagai penyedia,” paparnya.

Penetapan ini juga sudah dilakukan secara tertulis dan dimasukkan dalam administrasi Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Banjarbaru.

“Ini bentuk profesionalitas dan integritas tim penyidik Pidsus Kejari Banjarbaru. Serta sekaligus menjawab keraguan dari pihak tertentu,” katanya.

Pihaknya kemudian akan mempercepat proses penyidikan perkara itu, dan akan diserahkan kepada jaksa penuntut umum (P-16).

Dugaan kasus korupsi pengadaan Ipad di Sekretariat Dewan DPRD Banjarbaru ini, menghabiskan dana yang bersumber dari APBD tahun 2020, kurang lebih Rp 600 Juta. Dimana dalam perjalanan kasusnya atau pada pelaksanaanya, kedua tersangka diduga tidak memenuhi spesifikasi barang atau tidak sesuai dengan yang dipesan. Dimana saat pemesanan komputer Tablet atau Ipad dipesan tipe 2021, namun saat datang ternyata tipe 2020.

Selain itu piihak Kejaksaan juga sudah melakukan penyitaan berupa barang bukti dokumen, termasuk Ipad sebanyak 30 unit.

(maf/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.