Kader HMI di Barabai Diduga Jadi Korban Salah Tangkap Kasus Curanmor

oleh -312 views

Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), meminta Propam Polda Kalsel terbuka dan menindaklanjuti mengenai dugaan kasus salah tangkap yang dilakukan oleh oknum Polres Hulu Sungai Tengah dan Polres Hulu Sungai Utara terhadap Muhammad Rafi’i (23) Mahasiswa STAI Al Washliyah Barabai yang juga kader HMI.

BARABAI,koranbanjarmasin.com – Hal tersebut disampaikan oleh Presidium KAHMI HST Muhammad Isnaini, Minggu (12/92021) di Barabai.

“Kami selaku alumni sangat menyayangkan tindakan oknum polisi yang melakukan penangkapan saat adik-adik HMI berkegiatan di Sekretariat dan menimbulkan kegaduhan serta dilihat oleh banyak masyarakat,” katanya.

Tindakan polisi tersebut menurutnya tidak hanya menimbulkan trauma bagi adik-adik HMI, namun juga berdampak citra negatif di masyarakat. “Seakan-akan kader HMI kriminal,” tegasnya.

Ia meminta Propam Polda Kalsel dapat terbuka dan memproses tindakan oknum polisi tersebut, agar instansi kepolisian mendapat kepercayaan kembali dari masyarakat.

“Hal ini juga harus menjadi evaluasi Polda Kalsel dalam penanganan perkara, jangan sampai kejadian salah tangkap ini terulang lagi,” tegasnya.

Isnaini mengungkapkan, kejadian itu berawal ketika kader HMI itu babak belur akibat diduga dipukul oleh oknum polisi yang melakukan penangkapan, bahkan sampai pingsan diminta mengakui kasus coranmor yang dituduhkan kepadanya. Namun dilepaskan karena tidak cukup bukti.

“Seluruh pengurus HMI se-Indonesia sudah tahu masalah ini dan kalau tidak diproses, maka mereka siap melakukan aksi solidaritas dengan mendatangi seluruh kantor Polisi se-Indonesia menuntut penyelesaian kasus ini,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi , Kapolres Hulu sungai tengah ,AKBP Danang Widaryanto melalui Kasubsi PIDM Humas Polres HST Aipda M.Husaini mengatakan, itu masih proses di propam polda.

“jadi kita tunggu saja hasilnya, jangan mengambil kesimpulan sendiri, Buser Hulu Sungai Tengah hanya Back Up Polres Hulu Sungai Utara. untuk Kasus Tindak Pidananya di HSU jadi yang melakukan pemeriksaan dari anggota HSU. Ujarnya.

(Mj-41/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.