Jembatan Alalak Dibuka, Warga Minta Arus Lalu Lintas Dikembalikan Seperti Semula

oleh -21 views

Meski jembatan Sungai Alalak sudah dibuka untuk roda dua empat sejak Minggu (26/09/2021) tadi. Namun, pengalihan arus masih diberlakukan,termasuk portal di Jembatan Alalak Dua

BANJARMASIN, koranbanjarmasin.com – Pengalihan arus ini dikeluhkan oleh beberapa pengendara, dimana menurut mereka seharusnya sejak jembatan Alalak l dibuka, arus lalu lintas pun dikembalikan ke semula.

“Padahal tak macet lagi, saya jadi harus memutar jauh jika ingin ke Jalan Cemara,” ungkap Mukrim salah satu pengendara.

Jika arus jalur lalu lintas dikembalikan seperti dulu, dia bisa langsung lewat perempatan Cemara dan Sultan Adam

“mudahan keluhan ini cepat direspon, karena hampir tiga tahun sudah kami harus memutar hanya untuk ke daerah yang hanya bisa sampai 4-5 menit saja,” ucapnya

Jalan Adhiyaksa dan Cemara Banjarmasin sendiri sudah tampak lengang seiring dibukanya jembatan Alalak satu, kemacetan tak terjadi lagi seperti awal pengalihan arus diterapkan karena dampak pembangunan jembatan.

Tak hanya di kawasan ini, Jalan Alternatif di Jalan Cemara Ujung juga terdampak akibat rekayasa lalu lintas,di sana hanya dapat dilintasi satu jalur jalan yang sebelumnya dua jalur,sekarang pun ruas jalan ini lengang

Said warga Handil Bakti juga berkeinginan yang sama, yakni dikembalikanya jalur lalu lintas seperti semula.

“Saya lintasi saja,sudah sepi juga,maunya kami dikembalikan seperti semula,” katanya.

Jika menuruti arahan petugas yang menjaga lalu lintas yang ada, untuk menuju ke Jalan Hasan Basri, dia harus lewat Jalan Adhiyaksa dulu.

“Buat apa lagi memutar jauh. Sekarang tak banyak lagi juga mobil yang lewat,” tambahnya.

Disping mengenai perubahan arus lalu lintas, peroslan portal di Jembatan Alalak dua juga dikeluhkan sopir truk, mereka ingin segeranya dilepas. Ginaro, salah satu supir truk yang sering berpergian ke Banjarmasin, yang mengeluhkan hal itu.

“Portal di atas Jembatan Alalak sangat membahayakan jika tak dilepas, apabila ada truk bermuatan tinggi yang nekat melintas, bisa saja merobohkan portal,” tuturnya.

Kalau tak ada pengendara lain tidak masalah,bagaimana kalau saat itu ada pengendara yang bisa membuat celaka sebaiknya dilepas cepat.

Keinginan untuk dilepasnya portal ini menurutnya, setelah pihaknya belum juga diizinkan melintas di Jembatan Sungai Alalak satu yang sudah dibuka. “Kalau dilarang, seharusnya dimudahkan,” ucapnya

Portal yang berada disana pun tak terpasang lengkap lagi,hanya terpasang di titik Jalan Cemara Ujung,sementara di titik Handil Bakti sudah terlepas lama.

“Jangan sampai terjadi kecelakaan dulu baru dilepas,” tutup nya

(mj-39/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.