HMI Kalselteng Awasi Sampai Tuntas, Dugaan Korban Salah Tangkap dan Kekerasan Oknum Polisi Terhadap M.Rafii

oleh -70 views

Kasus korban salah tangkap yang dilakukan oknum anggota Polres Hulu Sungai Utara, terhadap aktivis Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) cabang Barabai, saat ini dituntut oleh korban atas dugaan perbuatan melanggar etika profesi polri tersebut.

Kasus inipun terus diawasi HMI Kalselteng yang meminta kasus ini diusut sampai tuntas.

Barabai, koranbanjarmasin.com – Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Kalselteng, Zainudin menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kasus dugaan salah tangkap dan tindak kekerasan oleh oknum polisi yang menimpa kader HMI, Muhammad Rafii.

Sebagai langkah awal HMI mentuntut oknum polisi yang diduga menganiaya kader HMI Barabai, dengan melaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel. Bahkan pihaknya sudah memenuhi panggilan Polda Kalsel untuk memberikan keterangan, Kamis (23/9/2021) sekitar pukul 09.00 WITA.

“Kalau tidak terang benderang, kami mungkin bisa turun ke jalan (demo) demi menegakkan bendera HMI yang sedang diterjang masalah seperti ini,” kata Zainudin.

Kasus dugaan Korban salah tangkap dan tindak kekerasan oknum polisi ini berawal, saat Muhammad Rafii ditangkap atas tuduhan sebagai pelaku pencurian sepeda motor, namun dalam perjalananya selama proses pemeriksaan, Rafii mendapat tindakan yang dinilai tidak sesuai SOP. Bahkan memenuhi unsur pidana di KUHP dan melanggar Peraturan Kapolri.

“Makanya kami uji apakah ada unsur pidananya sesuai pasal 351 dan 170 KUHP. Dimana pelapor telah menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan oleh oknum petugas,” ujar Fazri.

Dalam proses pemeriksaan dalam memenuhi panggilan pihak kepolisian belum lama tadi.

“Setidaknya tidak kurang dari 5 jam korban dan saksi dicecar, dengan 23 pertanyaan oleh penyidik, dari pukul 09.00 WITA hingga pukul 13.09 WITA,” beber Fazri dari Borneo Lawfirm.

(Mj- 41/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.