Gerombolan Monyet Liar Masuki Permukiman di Desa Sungai Sipai Martapura

oleh -42 views

Warga permukiman Graha Anjung Mahatama, Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, digegerkan oleh kedatangan monyet, video ini menjadi viral pasalnya tak lazim puluhan monyet dapat turun ke permukiman. Serta membuat warga takut untuk keluar rumah.

BANJAR,Koranbanjarmasin.com – Dikabarkan telah sering monyet itu turun ke pemukiman warga, ternyata warga sudah terbiasa walau sedikit takut saat mereka turun secara bergerombol. Dikabarkan monyet liar tersebut ternyata berada di daerah itu sudah puluhan tahun sebelum adanya perumahan.

Salah satu warga setempat Robby Kiswantu menjelaskan, monyet biasanya turun tak menentu apabila kondisi komplek sedang sepi, maka mereka akan turun untuk mencari makan.

“yah mau gimana lagi monyetnya sudah ada sebelum komplek ini dibangun, jadi hampir setiap hari mereka turun apalagi bila ada musim buah buahan kaya ini. Mereka pasti turun gerombolan dengan jumlah ekor yang banyak bahkan,” kata Robby.

Masih kata Robby, bisa dikatakan tempat ini telah menjadi habitat monyet sebelum dibangun perumahan. Terlebih lagi saat dibangunnya perumahan warga sekitar ada yang menanam berbagai tanaman buah buahan.

“Macam-macam ada yang nanam buah mangga, kelingking, pisang, dll. Jadi waktu buah matang si monyet turun makanin si buah itu,” terangnya.

Namun, tak hanya tanaman dan buah buahan saja. Barang yang ada di halaman rumah warga pun sering mereka rusak, seperti sandal, sampah dan barang lainnya. “Ga bisa sembarangan naro barang, pasti mereka rusak,” ucapnya.

Kendati begitu, warga menjadi was was terlebih saat musim buah-buahan. Terutama mereka yang mempunyai anak kecil selalu menjaga anak mereka, warga takut kalau anak mereka diterkam atau di bawa oleh monyet yang turun secara bergerombolan.

“Kita tidak berani melepas anak di halaman rumah, takut kalau monyet turun dan mencakar, apalagi banyak monyet yang besar melebihi besar anak anak,” pungkasnya.

Rumah warga terkadang menjadi sasaran para segerombolan monyet, “jadi tak hanya barang yang mereka rusak, tetapi atap rumah pada penyok dan anten tv sering rusak juga,” tutupnya.

Warga setempat berharap kepada Dinas terkait, semoga dapat membantu bagaimana agar monyet monyet ini bisa diatasi karena membuat warga gelisah akan dampak serangan monyet monyet tersebut.

(Mj-40/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.