Duel Maut di SPBU Liang Anggang Terindikasi Aksi Pelansiran, Polisi Bantah Itu Akibat Mabuk

oleh -90 views

Beredar kabar perkelahian yang terjadi di SPBU LIK Liang Anggang kemarin malam Kamis (28/10/2021), dilatar belakangi adanya aksi pelansiran. Namun belakangan hal tersebut dibantah oleh pihak kepolisian yang menyatakan, peritkaian itu karena korban di bawah pengaruh minuman keras

BANJARBARU,koranbanjarmasin.com – Menurut Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid saat konferensi pers di Mapolres Banjarbaru, Jumat (29/10/2021), bukan karena persoalan pelansiran.

“Korban AS ini warga sekitar lokasi itu. Jadi kejadian itu murni karena pengaruh minuman keras yang dikonsumsi oleh korban,” ujarnya.

Dijelaskannya, korban ini menegur pelaku MH yang saat itu mengangkut pupuk sedang antri solar di SPBU itu.

“Saat pelaku ini mengobrol, datang korban lalu berucap ‘Kenapa ikam nyaring bepandir nyaring’. Setelah adanya perkataan itu, terjadilah pemukulan. Korban memukul memukul pelaku,” jelasnya.

Masyarakat sekitar yang melihat itu, lalu melerai kedua belah pihak. Pelaku pun menganggap masalah itu telah selesai.

“Korban pulang ke rumah untuk mengambil pisau. Saat kembali ke lokasi, diajak bicara sebentar, lalu korban menusuk pelaku dibagian pinggang. Korban pun lari setelah menusuk itu,” katanya.

Pelaku pun melakukan perlawanan, dan mengeluarkan pisau yang dibawanya lalu mengejar korban. Saat lari, korban pun terjatuh dengan posisi telentang, pelaku pun langsung menusuk korban dibagian dada dan perut.

“Korban sempat berdiri dan terjatuh lagi hingga tewas di lokasi. Pelaku pun lari menjauh dari lokasi itu,” ujarnya.

Berdasarkan saksi mata, dikatakan Kapolres, tercium bau mulut korban habis menengak minuman keras.

“Jadi korban ini memang berdomisili di sekitaran SPBU itu. Faktornya karena tempramen, hasil dari pemeriksaan bukan karena melansir,” sebutnya.

Atas kejadian itu, pihaknya kedepannya lebih akan lebih intens untuk melakukan pengawasan di setiap SPBU di Kota Banjarbaru.

“Jika masyarakat menemukan SPBU yang tidak tertib, bisa langsung melaporkan ke kami (Polres). Juga kita selalu mengimbau kepada pengelola agar selalu mengawasi antrian jangan sampai ada kemacetan. Khawatirnya ada miss komunikasi hingga bisa terjadi cekcok,” ungkapnya.

(maf/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.