Dipanggil Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi Iuran HKN, Kadinkes Machli Banyak Bungkam

oleh -302 views

Keseriusan Kejaksaan Negeri(Kejari) Banjarmasin mengusut kasus dugaan korupsi iuran Hari Kesehatan Nasional(HKN) ke 57 terus dilakukan pihaknya, selain memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangan, Kejaksaan juga memanggil Machli Riyadi.

BANJARMASIN,koranbanjarmasin.com – Kepala Dinas(Kadis) Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi hari ini, Rabu(24/11/2021) dipanggil bidang Intelijen Kejari Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan.

Kasi Intelijen, Budi Mukhlis menyampaikan, pemeriksaan terhadap Machli terkait ada beberapa substansi yang ditanyakan.

“Yaitu diantaranya terkait substansi kegiatan peringatan HKN tersebut,” ujarnya kepada media.

Kemudian lanjutnya, juga soal dana pelaksanaan peringatan HKN dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), pungutan dan beberapa hal lainnya.

“Pemeriksaan Machli untuk memperjelas pemeriksaan sebelumnya, apakah ada peristiwa pidana korupsi atau tidak dalam iuran wajib peringatan HKN ke-57,” terangnya.

Mukhlis pmenyebut Machli Riyadi dicecar pertanyaan seputar anggaran kegiatan tersebut.

“Secara materi tidak bisa kita sampaikan terlalu mendalam karena masih dalam tahap penyelidikan,” ungkap mantan Kasi Pidana Umum Kejari Banjarbaru ini.

Sedangkan menurut keterangan Machli usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tiga jam mengaku telah diajukan enam pertanyaan.

“Kurang lebih enam pertanyaan tadi, saya kira kewenangan mereka menyampaikan,” ucap Machli tanpa banyak menjawab.

Ditanya soal penegakan hukum oleh pihak Kejari Banjarmasin, Ia berujar dirinya memenuhi setiap kali permintaan.

“Kita memenuhi saja setiap kali permintaan,” katanya lagi dengan singkat.

Usai pemeriksaan apakah dirinya akan kembali dipanggil, Machli berkata tidak tahu.

“Saya tidak tahu, ini kewenangan mereka,” tukasnya sembari meninggalkan kejaran awak media.

Sebelumnya, Senin, 22 Nopember, Panitia Pelaksana HKN 2021 Yanuardiansyah dan Direktur RS Sultan Suriansyah M Syaukani memenuhi panggilan Kejari Banjarmasin.

Kemudian pada Selasa 23 Nopember Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin, Subhan Noor Yaumil dan Plt Kepala Inspektorat Banjarmasin, Taufik Rifani juga memenuhi panggilan guna menjalani pemeriksaan.

(yon/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.