Diduga Edarkan Sabu, IRT Ini Harus Berurusan Dengan Polisi

oleh -27 views

Seorang ibu rumah tangga diringkus personel Polsek Martapura Barat, karena diduga edarkan sabu. Pada Selasa (7/9/2021) kemarin.

BANJAR, koranbanjarmasin.com – Terjadinya penangkapan seorang ibu rumah tangga ini, berdasarkan hasil pengembangan dari pelaku IM yang terlebih dahulu di ringkus di sebuah Sekolah di Desa Sungai Rangas Hambuku.

Kapolres Banjar AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasi Humas Polres Banjar Iptu H Suwarji menyatakan, “Pelaku yakni RH (32) seorang ibu rumah tangga, warga Jl Martapura Lama, Desa Sungai Rangas Hambuku, Kecamatan Matapura Barat, Kabupaten Banjar,” Ungkap Suwarji Rabu (8/9/2021).

Lebih lanjut Suwarji menjelaskan setelah mendapatkan informasi dari pelaku IM yang sudah terlebih dulu diamankan, dari keterangan pelaku IM, dirinya membeli sabu tersebut dari pelaku RH.

Mendapati informasi ini tim kepolisian langsung bergerak cepat, “anggota kepolisian Polsek Martapura Barat langsung bergerak cepat menuju kerumah pelaku RH, bersama pelaku MI,” ucapnya.

Suwarji menambahkan, “setelah sampai di rumah pelaku RH, anggota kepolisian langsung melakukan penggeledahan di rumahnya. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui memang ada menjual atau menyerahkan sabu sabu ke pelaku MI,” terangnya.

Dalam keterangan polisi si pelaku menunjukan sisa barang bukti sabu sabu yang sengaja di sembunyikannya di depan teras rumah yang ditimbun di batu split.

“brang bukti tersebut berupa satu buah timbangan digital warna hitam, tujuh paket sabu sabu di dalam plastik klip yang siap edar, 40 lembar plastik klip, satu buah kotak bulat kombinasi pink putih, satu lembar plastik hitam, uang tunai hasil penjualan sabu sabu sebesar Rp 550 ribu,” bebernya.

Suwarji menjelaskan, barang bukti tersebut merupakan milik pelaku TY yang tidak lain adalah suami pelaku RH yang sudah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

“kini pelaku bersama barang bukti di amankan di Mapolsek Martapura Barat guna proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 2, tentang narkotika. Pelaku terancam hukuman pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun,” pungkasnya.

(Mj-40)/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.