Demo Mahasiswa #SaveKPK Berjilid-jilid, Ketua DPRD Mestinya Gentlemen

oleh -32 views
Pengamat Politik dan Kebijakan Publik dari Universitas Islam Kalimantan (Uniska), Dr. Muhammad As’ad
Pengamat Politik dan Kebijakan Publik dari Universitas Islam Kalimantan (Uniska), Dr. Muhammad As’ad

Terjadinya demo mahasiswa #SaveKPK hingga tiga jilid di depan Kantor DPRD Kalsel di Banjarmasin, dikatakan Pengamat Politik, Dr. Muhammad As’ad atau Uhaib, lantaran Ketua DPRD Kalsel, Supian HK tidak melayani dialog dengan para mahasiswa.

BANJARMASIN, koranbanjarmasin.com – Pengamat Politik dan Kebijakan Publik dari Universitas Islam Kalimantan (Uniska), Dr. Muhammad As’ad kepada koranbanjar.net, Jumat (1/7/2021) mengatakan, sesungguhnya apa yang terjadi di depan kantor DPRD Kalsel merupakan sikap arogansi Ketua DPRD Kalsel, Supian HK.

Akibat Ketua DPRD Kalsel tidak bersedia menemui para demonstran, sehingga sedikitnya 300 mahasiswa kecewa dan kesal hingga berbuntut bentrok dengan aparat.

“Ada kesan berkelit, mengelak dari massa demonstran, bila saja beliau mau berdialog merespon apa yang diinginkan, diharapkan adik – adik mahasiswa lewat komunikasi, tentu tidak sampai separah ini,” ujarnya.

Rasa kesal, rasa marah dan rasa bosan para mahasiswa sambung dosen senior Uniska Kalsel ini, telah dipicu karena ketidakhadiran Ketua DPRD Kalsel, Supian HK untuk berdialog dengan mereka.

Seharusnya lanjut Uhaib, Ketua DPRD gentlemen menghadapi para mahasiswa, namun sepertinya ada kesengajaan untuk menghindar.

“Apakah tidak memiliki kemampuan dialogis, atau kemampuan komunikasi politik dengan mahasiswa?”  ucapnya.

“Ini ada arogansi kekuasaan, ada oligarki, Ketua DPRD atau legislatif merupakan refresentasi keinginan rakyat,”  timpalnya.

Dari beberapa kali demonstrasi, ketidakhadiran Ketua DPRD Kalsel menimbulkan terjadinya bentrokan fisik, kekerasan antara mahasiswa dengan aparat kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.