Demi Mencapai Kemandirian, Pelaku UMKM di Banjarbaru Sentuh Ritel Modern Untuk Memasarkan Produknya

oleh -28 views

Salah satu agar tetap bisa bertahan dengan produk kelokalanya, seluruh pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dituntut agar terus dapat berinovasi.

Di Banjarbaru Pemerintah setempat mengapresiasi salah satu ritel perbelanjaan modern yang memfasilitasi para pelaku UMKM, untuk dapat bermitra agar produk lokal unggulan tersebut tetap bertahan, terlebih dimasa pandemi seperti sekarang ini.

BANJARBARU, koranbanjarmasin.com – Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Abdul Basid, dan Kepala Dinas Koperasi UKM & Naker Kota Banjarbaru Muhammad Rustam, menghadiri Launching Produk UMKM Kota Banjarbaru. Di salah satu ritel perbelanjaan modern Ahmad Yani Km. 33,9 (Depan SPBU Loktabat) RT. 002 RW. 001 Kelurahan Komet, Kecamatan Banjarbaru Utara. Kamis (9/9/2021).

Product launching ini juga merupakan salah satu upaya bagi UMKM untuk mencapai kemandirian, dan memberdayakan potensi masyarakat yang ada.

Indra Gunawan Martomo Selaku Branch Manager di sebuah ritel tersebut berharap ini menjadi contoh bagi pusat perbelanjaan lainya.

“ini bisa menjadi contoh bagi UMKM-UMKM yang lain sehingga UMKM secara khusus di Kota Banjarbaru ini bisa makin berkembang dan maju kedepannya. Dan kami sangat berharap kepada bapak, ibu UMKM yang bekerjasama dengan Indomaret ini terus berusaha untuk memperbaiki, lebih baik dan lebih baik lagi,” tuturnya.

“Semoga kerjasama ini bisa memotivasi dan juga menjadi solusi bagi UMKM di tengah pandemi seperti sekarang ini,” sambung Indra.

Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono mengapresiasi atas inisiatifnya untuk memfasilitasi dan membantu serta menumbuhkembangkan sektor UMKM Kota Banjarbaru.

“Tentunya kerjasama ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian sekaligus untuk kemajuan daerah dan masyarakat,” ucapnya.

Wartono yakin, dengan jumlah gerai yang mencapai ratusan di Provinsi Kalimantan Selatan ini, tentunya akan sangat membantu para pelaku UMKM Kota Banjarbaru, untuk mengenalkan produk-produknya, sekaligus memperluas promosi dan pemasaran.

“Kerja sama UMKM ini merupakan sebuah bentuk simbiosis mutualisme. Keberadaan grai hadir sebagai salah satu solusi bagi pengembangan dalam pemasaran produk UMKM, namun demikian pemerintah daerah akan tetap mengawasi sebagai upaya kendali kualitas dalam peningkatan mutu produk sehingga mampu berkelanjutan dan bersaing di pasaran,” pungkasnya.

Wartono berharap, para pelaku UMKM Banjarbaru dapat menjaga kualitas produk dan teruslah berinovasi.

“Ke depannya kita berharap produk-produk UMKM kita mampu bersaing di pasar lokal, nasional atau bahkan internasional dengan ciri khas atau keunikannya,” ujar Wartono.

Tentunya ini sangat berarti. Lanjut Wartono, apalagi di masa pandemi ini, banyak UMKM yang memerlukan perhatian dan dukungan lebih.

“Semoga produk UMKM Kota Banjarbaru dapat sukses bersama” lanjutnya.

Sementara itu, pelaku UMKM Bu Fuzi dan Rini berharap, dengan masuknya produk UMKM mereka di ritel modern dapat bertambah dan juga memacu pertumbuhan, serta perkembangan UMKM khususnya di Kota Banjarbaru.

(MJ-37/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.