Ateng Seorang Petani Asal Balangan Ditangkap Atas Kepemilikan Sabu

oleh -6 views
Barang bukti yang disita petugas Satresnarkoba Polres Tabalong dari tangan pelaku. (foto : humas polres tabalong)

Seorang pria YH alias Ateng (31) warga Kabupaten Balangan, yang kesehariannya sebagai petani, ditangkap petugas Satresnarkoba Polres Tabalong pada, Sabtu (1/1/2021).

TANJUNG,koranbanjarmasin.com – Pelaku ditangkap karena kedapatan petugas membawa narkotika jenis sabu-sabu saat berada di Jalan Kasturi, Kelurahan Sulingan, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong.

Dikonfirmasi Senin (3/02/2022) pagi, Kapolres Tabalong, AKBP Riza Muttaqin melalui Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Mujiono membenarkan, Iptu Sutargo selaku Kasat Resnarkoba Polres Tabalong bersama anggotanya berhasil menangkap YH alias Ateng, warga Kabupaten Balangan.

“Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti serbuk kristal warna bening diduga narkoba jenis sabu seberat 25,24 Gram,” ungkapnya.

Penangkapan terhadap pelaku berawal dari informasi yang didapat petugas akan ada seseorang atau pengendara yang melakukan transaksi narkoba di Tanjung, Tabalong dan ciri-cirinya pun sudah diketahui petugas.

Pihak kepolisian langsung melakukan upaya penangkapan terhadap pengendara tersebut dan diketahui pria itu bernama YH pada, Sabtu (1/01/2022) sekitar jam 18.15 Wita.

Pelaku YH alias Ateng (31) warga Balangan ditangkap Satrenarkoba Polres Tabalong. (foto : humas polres tabalong)

“Pelaku terkejut ketika ditangkap petugas dan upayanya untuk melarikan diri pun tidak sempat lagi,” terang Mujiono.

Dari hasil penggeledahan terhadap pelaku, ditemukan bungkus dengan tisu dan lakban warna cokelat yang berisi serbuk kristal warna bening diduga narkoba jenis sabu-sabu seberat 25,24 Gram.

Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Tabalong guna proses pemeriksaan lebih lanjut, dalam kasus ini petugas juga menyita barang bukti lainnya yakni dua buah HP berbagai macam merek,

Kemudian, satu unit sepeda motor beserta kunci kontaknya, uang tunai 60 ribu rupiah diduga uang hasil dari upah atau jasa untuk mengambil sabu-sabu.

“Kasus ini masih dalam pengembangan Satresnarkoba Polres Tabalong dimana pengakuan YH, bahwa ia mengambil barang atas petunjuk seseorang inisial XXX warga Kabupaten Balangan dan juga sudah dua kali mengambil paketan barang narkoba dengan upah atau jasa sekitar 300 sampai 100 ribu rupiah,” beber Mujiono.

(Mj-42/slv)

No More Posts Available.

No more pages to load.