90 Persen Guru di Kabupaten Banjar Sudah Divaksin

oleh -24 views

Pemerintah mendorong sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar telah menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas pada Senin (30/8/2021) lalu.

BANJAR, koranbanjarmasin.com – Pembelajaran tatap didorong untuk mengurangi dampak negatif dari Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Agama (Menag), sekolah didorong untuk segera melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan.

Secara aturan Pemerintah meminta dengan tegas akan memberikan sanksi bagi guru yang enggan disuntik vaksin. Kendati begitu Dinas Pendidikan juga mengeluarkan instruksi vaksinasi Covid-19 bagi seluruh guru dan kepala sekolah.

“Guru yang tidak mau divaksin karena alasan pribadi, seperti takut, tidak berani jarum suntik atau sengaja tidak mau akan berikan sanksi berupa tidak boleh masuk mengajar, selama dia mau di vaksin” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Liana Penny, Kamis (9/9/2021).

Lebih lanjut Liana menyebut, “selain untuk membentuk kekebalan tubuh juga agar anak-anak dan orangtua merasa aman dan nyaman, ketika kegiatan tatap muka sudah dimulai,” bebernya.

Pengecualian diberikan bagi guru yang tidak bisa disuntik vaksin lantaran alasan medis atau memiliki penyakit bawaan (komorbid). “Itu pun harus menyertakan keterangan hasil pemeriksaan dari dokter atau tim medis,” ucapnya.

Diketahui dari cakupan vaksinasi guru di Kabupaten Banjar tersendiri sudah mulai tinggi, terhitung dari 9 September 2021 ini, guru telah tervaksin sebanyak 90 persen dari total keseluruhan 5.000 guru.

Sebanyak 5.000 guru diantaranya ialah pengajar ditingkat TK, SD dan SMP di bawah Dinas Pendidikan. “Khusus untuk guru yang belum divaksin, harus disertakan alasannya agar kami bisa mengambil langkah-langah selanjutnya,” pungkasnya.

(Mj-40/slv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.